Empat negara berkembang secara terang-terangan menolak mengadopsi format dokumen Open Office XML milik Microsoft sebagai standar internasional.
Dalam keterangan resmi badan standarisasi dunia (ISO) melalui Reuters, Selasa (10/6/2008) menyatakan bahwa empat negara tersebut adalah Brasil, India, Afrika Selatan dan Venezuela. Bagi Microsoft, meraih kesepakatan dari seluruh cabang ISO di berbagai negara akan membuat Microsoft berjaya di sektor-sektor publik manapun. Apalagi pemerintahan di beberapa negara masih ragu menggunakan format proprietari.
Akibat penolakan tersebut, adopsi OOXML sebagai standar ISO akan ditangguhkan sampai permasalahan terpecahkan. Untuk menunggu hal ini dibutuhkan waktu berbulan-bulan.
Banyak kritikan yang terlontar mengenai format OOXML yang dianggap tidak terlalu kompatibel dengan format dokumen lainnya. Berbeda dengan format Open Dokumen dari open source yang lebih dikenal sebagai format pengarsipan yang sudah memenuhi standarisasi ISO. [Okezone]

Juni 11, 2008 pukul 9:30 am
lagian tuh si bill gates rakus amat