Microsoft Windows 7 Rilis Akhir 2009

windows 7
windows 7

Microsoft berencana meluncurkan seri terbaru piranti lunak Windows yaitu Windows 7 pada akhir tahun 2009.

“Windows 7 akan diluncurkan pada akhir 2009 untuk pengguna korporasi. Dan baru pada awal 2010 piranti ini dirilis untuk pengguna ritel, jadi ada jarak 1 -2 bulan lebih lambat untuk ritel,” kata Windows Client Product Manager PT Microsoft Indonesia, Lukman Susetio.

Meskipun Microsoft telah mengumumkan Windows 7 versi Beta bisa diunduh (download) sejak 7 Januari-10 Februari 2009, Lukman mengatakan perusahaan piranti lunak terbesar itu akan meluncurkan versi Windows terbaru itu sesuai jadwal pada akhir 2009.

“Kita punya keinginan meluncurkan produk baru setiap tiga tahun,” katanya.

Lukman memperkirakan, 2,5 juta orang bakal mengunduh Windows 7 versi Beta di seluruh dunia, dan Microsoft akan menunggu komentar serta masukan dari mereka.

Microsoft menjamin Windows 7 akan lebih mudah dan lebih cepat digunakan dibanding versi sebelumnya. Dan dapat digunakan sesuai keinginan pengguna. “Dengan Windows 7, dimungkinkan mencoba hal-hal baru,” kata Lukman.

Dia mengatakan, ada minimal 50 fitur baru dari Windows 7 dengan penggunaan energi batere yang lebih efisien.

Mengenai harga, Lukman mengatakan sampai saat ini Microsoft belum menentukan harga jual untuk Windows 7.

“Yang jelas harganya tidak akan lebih mahal dibandingkan Windows Vista yang berharga 95 dolar AS yang telah terjual 100 juta lisensi,” katanya.

Mengingat pengembangan Windows 7 berasal dari Kernel Windows Vista, maka dapat dioperasikan pada komputer dengan spesifikasi prosesor 1,2 Gigahertz, memori 1 Gigabyte RAM, dan harddisk 60 Gigabyte. (Sumber : Rilkes)

Pengalaman Mencairkan ‘Uang Google’ di Western Union

Bagi netter yang belum pernah mencairkan uang yang didapat dari Google Adsense maupun situs lainnya yang memakai Western Union (WU), artikel ini mungkin bisa membantu.

Dari pengalaman kami pertama kali mencairkan uang Google di Adsense ternyata sangat jauh lebih mudah menggunakan WU dibanding dengan menggunakan cek. Selain tidak terkena potongan sebesar $10, WU saat itu juga bisa langsung dicairkan dan diambil uangnya.

Ingat! Sebelum ke Bank, bawalah bukti ‘printout’ dari Google atau catat nomor Money Transfer Control Number (MTCN), jumlah pembayaran yang akan diterima, dan alamat Google yang tertera. Jangan lupa juga membawa KTP karena diperlukan sebagai bukti identitas.

Berikut langkah-langkah kami mencairkan WU:

1. Datanglah ke bank yang melayani WU, seperti Danamon, BII, BNI, Mandiri. Kami memilih Bank Danamon karena dekat dari rumah dan kebetulan punya rekening di Danamon.
2. Pergilah ke bagian Customer Service (CS), bilanglah bahwa Anda ingin mencairkan WU. Setelah itu Anda akan diberikan sebuah form untuk diisi.
3. Isilah form pencairan uang WU dengan lengkap. Yang diisi adalah nama penerima dan alamat, serta nama pengirim dan alamat (dalam hal ini adalah Google). Jangan lupa mengisi Money Transfer Control Number (MTCN) dan jumlah nominal yang akan diterima.
4. Setelah itu jangan lupa tanda tangan di atas meterai (karena kami nasabah di Danamon, tidak terkena biaya materai).
5. Setelah selesai semua, CS akan mengecek data di komputer apakah benar uangnya telah dikonfirmasi oleh WU. Dan kalau ternyata sudah ada, Anda bisa mengambil uangnya di teller, atau memasukkannya ke dalam rekening bank kalau Anda adalah nasabah.

Nah mudah bukan. Sayangnya rate rupiah yang dipakai terpotong sekitar 200 perak dari nilai beli bank. Contohnya nilai beli bank adalah Rp. 11.500,- dan nilai jual Rp. 12.000,-, yang Anda terima adalah rate sekitar Rp. 11.300,-.

Asumsi kami WU mendapatkannya komisi dari selisih rate tersebut, yah jadi tidak apa-apalah, dibanding menggunakan cek yang diterima lama (bisa 2 – 4 minggu) dan juga ‘dikebiri’ ratusan ribu ketika dicairkan (dipotong sekitar $10 dan rate sendiri juga dipotong lumayan besar), jelas proses menggunakan WU sungguh jauh lebih efisien.

Sumber : Ketok.com